Ancelotti Dapat Kontrak Baru, Brasil Fokus Bangun Tim Juara Dunia
Brasil memperpanjang kontrak Carlo Ancelotti hingga Piala Dunia 2030 di tengah upaya mengembalikan kejayaan Selecao di level dunia.
JAKARTA – Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) memperpanjang kontrak pelatih Carlo Ancelotti hingga Piala Dunia 2030. Keputusan ini menjadi sinyal kuat bahwa Brasil masih percaya penuh kepada pelatih asal Italia tersebut meski perjalanan awalnya bersama Selecao belum sepenuhnya stabil.
Ancelotti, yang mulai menangani Brasil sejak Mei 2025 usai meninggalkan Real Madrid, mengonfirmasi langsung perpanjangan kontrak itu melalui video resmi yang dirilis CBF pada Kamis (15/5/2026).
“Saya datang ke Brasil setahun lalu dan sejak menit pertama saya memahami apa arti sepak bola bagi negara ini,” ujar Carlo Ancelotti.
Ia menegaskan proyek bersama Brasil masih jauh dari selesai. Menurutnya, tim nasional Brasil membutuhkan waktu, kesinambungan, dan kerja lebih panjang untuk kembali menjadi kekuatan dominan dunia.
“Kami ingin lebih banyak kemenangan, lebih banyak waktu, dan lebih banyak kerja. Kami akan berjalan bersama menuju Piala Dunia 2030,” katanya.
Brasil Pertahankan Proyek Jangka Panjang
Keputusan mempertahankan Ancelotti bentuk perubahan pendekatan Brasil yang selama ini dikenal tidak sabar terhadap hasil instan. CBF tampaknya ingin membangun proyek jangka panjang demi mengembalikan kejayaan Selecao yang terakhir kali menjuarai Piala Dunia pada 2002.
Presiden CBF, Samir Xaud, menyebut perpanjangan kontrak tersebut sebagai langkah penting bagi masa depan sepak bola Brasil.
“Ini hari bersejarah bagi sepak bola Brasil. Perpanjangan kontrak Carlo Ancelotti adalah bagian dari komitmen kami membangun tim nasional yang semakin kuat, modern, dan kompetitif,” ujarnya.
Perjalanan Ancelotti Belum Sepenuhnya Mulus
Meski memiliki reputasi besar di level klub Eropa, perjalanan Ancelotti bersama Brasil sejauh ini belum sepenuhnya meyakinkan. Dalam 10 pertandingan, Brasil mencatat lima kemenangan, dua hasil imbang, dan tiga kekalahan.
Cedera sejumlah pemain inti serta proses transisi skuad menjadi tantangan besar bagi mantan pelatih AC Milan, Chelsea, PSG, dan Real Madrid tersebut.
Ancelotti juga datang dalam situasi yang tidak mudah setelah menggantikan Dorival Junior di tengah performa Brasil yang menurun pada fase kualifikasi Piala Dunia zona Amerika Selatan.
Namun CBF tetap menilai pengalaman dan rekam jejak Ancelotti menjadi modal penting untuk membangun kembali identitas permainan Brasil.
Fokus Menuju Piala Dunia 2026
Pengumuman kontrak baru ini datang hanya beberapa hari sebelum Ancelotti mengumumkan skuad Brasil untuk Piala Dunia 2026.
Brasil tergabung di Grup C bersama Skotlandia, Maroko, dan Haiti pada turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Sorotan juga tertuju pada kondisi Neymar yang disebut Ancelotti terus mengalami perkembangan positif dan masih berpeluang tampil di Piala Dunia.
Kini tantangan terbesar Ancelotti adalah menjawab ekspektasi publik Brasil yang selama lebih dari dua dekade menunggu trofi Piala Dunia keenam. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

